Selasa, 28 Desember 2010

Rekan Bisnis Online Meninggal Dunia

Kullu nafsin dzaa iqatul mauut ....
Itulah sepenggalan ayat 57 dari Qur'an Surat Al-Ankabuut yang artinya : tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan maut / mati.

Dan begitu pula dengan apa yang menimpa rekan bisnis online saya, telah dipanggil pulang ke pangkuan Ilahi, Innalilaahi wa inna ilaihi roji'un .....

Sedih rasanya saya menulis artikel kali ini, meski saya bersama rekan bisnis online saya ini tidak pernah bertemu secara langsung dan hubungan hanya selalu melalui ponsel.
Bahkan beliau yang selalu sering telepon saya untuk menanyakan perkembangan blognya, saya hanya sering mengirim SMS kepada beliau dan beliau selalau jawab dengan menelepon saya.

Namanya Ibu Noviana Yolanda dan biasa saya panggil Ibu Anna (sesuai permintaan beliau) dan begitupun sanak keluarganya biasa memanggil beliau dengan sebutan Anna.

Berawal dari minat beliau untuk mengembangkan usaha Sandal Dhiif's-nya ke dalam dunia online, dia berkunjung ke blog saya dan menemukan cara yang jitu (menurut dia) untuk mempromosikan bisnisnya ke dunia online. Akhirnya beliau langsung menelepon saya (tepatnya awal bulan April 2010) di waktu malam hari sekitar pukul 22.00 Wib, untuk dibuatkan sebuah blog sederhana mengenai pemasaran Sandal Dhiif's yang berada di Kapuas, Kalimantan Tengah.
Cukup jauh memang jika dilihat dari tempat tinggal saya, Probolinggo Jawa Timur. Namun karena sayalah yang beliau temukan di dunia maya dan termasuk rejeki saya untuk membuat blog untuk beliau akhirnya hubungan jarak jauh pun sering berlangsung.

Akhirnya pada tanggal 06 Mei 2010, sempurnalah blog yang beliau inginkan dengan berbagai koreksi sana-sini sesuai permintaan beliau. Beliau pun tidak segan-segan minta tolong agar blog Sandal Dhiif's-nya dipromosikan melalui berbagai media online dengan tarif yang juga saya tentukan. Akhirnya (sesuai permintaan) saya promosikan blog beliau selama 2 bulan. Blog beliau ada DISINI.

Kemudian sekitar bulan Juni 2010, beliau masih memberi kabar kepada saya karena Alhamdulillah, pemesanan Sandal Dhiif's beliau telah memiliki banyak agen di luar Kalimantan, seperti Tangerang, Yogyakarta, Surakarta dan juga di Surabaya. Seingat saya, sekitar 3 kali beliau menelepon untuk memberitakan perkembangan bisnisnya pada bulan Juni 2010 tersebut.

Selang 6 bulan kemudian, tepatnya tanggal 27 Desember 2010 sekitar pukul 23.00 Wib, saya jadi teringat beliau, karena beliau sudah lama tidak saya hubungi dan beliau pun juga sudah tidak menghubungi saya. Kemudian saya iseng mengirim SMS untuk menanyakan lagi perkembangan bisnis Sandalnya. SMS saya terkirim, 5 menit, 10 menit, 20 menit bahkan sampai satu jam saya menunggu balasan dari beliau. Gumam saya, "ach, maklum, mungkin Bu Anna sudah tidur pada jam segini".

Barulah keesokan harinya sekitar jam 11.45 Wib ada SMS masuk yang ternyata dari nomor HP Ibu Noviana. Langsung tidak sabar saya buka SMS tersebut, alangkah terperanjatnya saya ketika membaca isi SMS tersebut yang mengatakan : "Ibu sudah meninggal. Maaf ya Pak".
Langsung saya termenung agak lama, bisa dikatakan agak shock, karena tiada mengira dalam benak pikiran ini kalau Ibu Noviana sudah meninggal dunia.
Sesekali dalam hati ini berkata : "Ibu Anna meninggal .... Astaghfirullah ... Ibu Anna ternyata telah meninggal ..."

Tidak tahu kok perasaan saya begitu dekat dengan beliau meski belum pernah ketemu sama sekali. Mungkin karena hubungan jarak jauh saya bersama beliau cukup lancar dan bisnisnya pun berjalan cukup progresif yang akhirnya beliau pribadi sangat respek juga.

Kemudian saya melanjutkan untuk membalas SMS tersebut, ternyata yang saling mengirim SMS dengan saya melalui nomor HP Ibu Noviana adalah adik iparnya sendiri. Adik iparnya mengatakan (melalui SMS) bahwa Ibu Noviana telah meninggal dunia akhir Nopember 2010. Entah karena lawatan apa saya tidak menanyakan bahwa Ibu Noviana meninggal dunia karena sakit (saya juga tidak menanyakan sakit apa) di Jakarta dan dimakamkan disana. Sedangkan semua keluarga di Kapuas sudah pulang kampung dan adik ipar beliau meminta agar blognya dihapus saja, tapi saya bilang kepada dia untuk tidak menghapus blog tersebut agar menjadi suat kenangan tersendiri dalam hidup saya bahwa saya pernah berhubungan jarak jauh dengan orang yang sama sekali belum pernah ketemu dan menjadikan kami teman baik yang saling menguntungkan.

Semoga arwah Ibu Noviana beserta amal kebaikannya diterima disisi-Nya, Amiin...

Maaf, untuk gambar / foto beliau tidak dapat saya cantumkan karena dalam hal tersebut, saya tidak pernah meminta gambar / foto kepada beliau untuk dimuat di blognya.

Begitulah sepenggalan kisah saya bersama seseorang yang pernah berbisnis online dengan saya yang akhirnya dipanggil terlebih dahulu oleh yang Maha Pemberi Hidup.

Semoga kita selalu diberi panjang umur dan dalam lindungan-Nya, Amiin ... !!!

.

.

.

ARTIKEL TERKAIT ADA DIBAWAH SPONSOR (DIBAWAH INI).

Artikel Terkait



2 komentar:

YOGI MARSAHALA mengatakan...

Blog dan artikelnya bagus, komentar juga ya di web blog saya www.when-who-what.com

Mumun mengatakan...

Turut berduka cita...

Posting Komentar